Rabu , 11 Desember 2019
Home / HEADLINE / Polda Sulsel Larang Unjuk Rasa, Besok Sampai Pelantikan Presiden

Polda Sulsel Larang Unjuk Rasa, Besok Sampai Pelantikan Presiden

MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Mas Guntur Laupe mengeluarkan peringatan soal larangan unjuk rasa, dari Rabu besok sampai pelantikan presiden, 20 Oktober. Kapolda menyebut, unjuk rasa dalam rentan waktu itu dianggap sebagai aktivitas ilegal.

“Diskresi kepolisian diambil dalam rangka menciptakan suasana aman dan kondusif pada saat pelantikan presiden dan wapres. Ini demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia,” kata Guntur dalam keterangan tertulis, Selasa (15/10/2019).

Guntur mengatakan, kepolisian tidak akan memproses surat pemberitahuan kegiatan unjuk rasa pada waktu yang ditentukan itu. Sehingga unjuk rasa yang dilakukan dipandang sebagai aktivitas ilegal yang akan ditindak tegas.

“Jadi mulai besok tidak boleh ada lagi unjuk rasa. Unjuk rasa dalam misi apapun itu. Semua surat pemberitahuan unjuk rasa yang masuk tidak akan ditindaklanjuti. Artinya kalau masih demo juga, kepolisian akan bubarkan,” terang Guntur.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, warning ini dikeluarkan untuk menjaga situasi tetap kondusif sampai pelantikan presiden terpilih, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Kita harapan semua pihak mendukung upaya ini. Ini dilakukan demi ketertiban dan keamanan di masyarakat,” ungkapnya.(cg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *