Minggu , 5 April 2020
Home / HEADLINE / Aktivis Kecam Penebangan Besar-besaran di Hutan Lindung Gowa oleh Inhutani

Aktivis Kecam Penebangan Besar-besaran di Hutan Lindung Gowa oleh Inhutani

GOWA – Puluhan kubik kayu yang berada di kawasan hutan lindung di Kecamatan Parangloe, Gowa ditebang PT Inhutani. Perusahaan ini mengklaim kayu yang berada dalam kawasan hutan lindung tersebut adalah miliknya.

Tindakan PT Inhutani pun menuai kecaman keras dari kalangan aktivis lingkungan hidup Gowa. Salah satunya datang dari Syaripudin daeng Kancing. Pegiat keselamatan lingkungan ini mempertanyakan dasar hukum PT Inhutani melakukan penebangan besar-besaran di hutan lindung.

“Kami bulan ini akan konsolidasi melakukan pressure untuk menghentikan aksi Inhutani melakukan penebangan kayu. Apalagi dasar hukumnya tidak jelas. Kami desak untuk dihentikan,” ungkap Syaripudin Kancing kepada Linksatu.com, Selasa (18/2/2020).

Menurut dia, seharusnya perambahan tidak dilakukan serampangan karena itu sangat berisiko bagi kelestarian lingkungan. Sejauh ini pihaknya sudah memberi peringatan kepada Inhutani agar aktivitas itu dihentikan, tapi tak diindahkan.

“Masyarakat yang akan merasakan dampaknya. Karena itu harus segera dihentikan,” ketusnya.

Kecaman juga datang dari Muhammad Asri, aktivis muda Muhammadiyah Gowa yang merasa terusik dengan ulah PT Inhutani. Ia mengatakan, risiko kerusakan lingkungan akan sangat besar jika ini tak segera dihentikan.

“Ketika longsor dan banjir serta makin berkurangnya sumber air bersih di Gowa akibat areal hutan makin menyusut, kawasan hutan lindung malah dirambah. PT Inhutani wajib menyampaikan alas hukumnya, dan kami berharap semua warga Gowa bersatu mempertahankan warisan buat anak cucu itu,” tegasnya.

Pihak PT Inhutani belum memberikan klarifikasi atas aksi penebangan hutan di kawasan hutan lindung Parangloe. Oleh stafnya menyatakan sejak pagi pimpinan mereka ke lokasi memantau proses penebangan di Parangloe.

“Sore baru beliau pulang,” ujar staf PT Inhutani yang kantornya berada tidak jauh dari kantor Bupati Gowa. (yos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *