Sabtu , 7 Desember 2019
Home / MAKASSAR / Pelayanan Publik Butuh Pembenahan, Ombudsman Dorong PTSP Jadi Lokomotif

Pelayanan Publik Butuh Pembenahan, Ombudsman Dorong PTSP Jadi Lokomotif

MAKASSAR – Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan, Subhan Djoer menilai pelayanan publik di Kota Makassar masih perlu banyak perbaikan. Ia mendorong Dinas PTSP Bintang Lima menjadi lokomotif pelayanan.

“Di PTSP itu kunci pelayanan. Jadi di instansi ini yang harus didorong berbuat lebih,” kata Ketua Ombudsman Sulsel Subhan, beberapa waktu lalu.

Menurut Subhan, PTSP harus jadi lokomotif pelayanan. PTSP adalah cerminan pelayanan.

“Kalau PTSP baik, semua baik, karena ini representasi seluruh jenis pelayanan. Makanya, PTSP harus didorong lebih baik,” jelasnya.

Melihat situasi yang ada di Kota Makassar, meskipun trendnya sudah bagus, ada komitmen kuat dari pemerintah dan stakeholder terkait untuk memperbaiki pelayanan publik. Meski diakui Subhan, pencapaiannya belum maksimal.

Memasuki masa Pemerintahan Moh.Ramdhan Pomanto – Syamsul Rizal selama 4 tahun ini, Makassar meraih banyak penghargaan dari Kementerian Lembaga dalam hal pelayanan publik, khususnya di Dinas Dukcapil, Rumah Sakit Daya, dan PTSP, Makassar menempati posisi zona kuning.

Subhan juga mengatakan, rapor pelayanan publik kota Makassar masih berada pada zona kuning meskipun range-nya tinggal sedikit sebetulnya. Tinggal dipoles sedikit sudah bisa mendapatkan zona hijau.

Lebih lanjut, ia menjelaskan alasan Makassar belum meraih zona hijau dikarenakan masih ada perizinan yang belum masuk di PTSP.

“Ombudsman dan PTSP sudah menjalin kemitraan sejak lama dan kita liat bagaimana PTSP bagaimana tersusunnya, rapinya, tapi harusnya semua yang bisa dilimpahkan ke PTSP, dilimpahkan saja. Tapi kalau tidak bisa dilimpahkan harusnya mengikuti pola-pola yang dilakukan PTSP. Maka masyarakat kemudian mendapatkan kemudahan dalam mengurus dalam mendapatkan pelayanan publik,” tukasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *