Minggu , 15 Desember 2019
Home / MAKASSAR / Dinsos Makassar Kewalahan Tertibkan Gepeng dan Pak Ogah

Dinsos Makassar Kewalahan Tertibkan Gepeng dan Pak Ogah

MAKASSAR – Dinas Sosial (Dinsos) Makassar mengaku kewalahan mengatasi gelandangan, pengemis (gepeng) dan pak Ogah yang berkeliaran di berbagai titik di Makassar.

Pasalnya, para gepeng dan pak Ogah yang biasa beroperasi di lampu merah dan bukaan jalan terus berdatangan silih berganti dari luar kota Makassar, yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Bahkan, ada yang berasal dari luar pulau Sulawesi.

Kepala Dinsos Makassar, M Iskandar Lewa mengatakan bahwa pihaknya sudah sering melakukan penertiban terhadap gepeng dan pak Ogah, tetapi jika telah ditertibkan, tidak ada lokasi yang memadai untuk menampung dan memberi pembinaan.

“Segala upaya kami telah lakukan, mulai penertiban hingga pemulangan ke kampung halamannya, tapi mereka selalu datang,” ujarnya, melalui media, Ahad (31/3/2019).

Dia menambahkan, Dinsos Makassar memiliki tempat penampungan untuk para gepeng dan pak Ogah jika telah ditertibkan, tapi tempat penampungan yang berada di jalan Abdul Dg Sirua Makassar itu hanya mampu menampung 20 orang.

Saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan beberapa instansi terkait untuk mengatasi gepeng dan pak Ogah di Makassar.

“Kami telah menjalin kerasama dengan beberapa instansi terkait di Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar, seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan, Dinas Sosial, TNI, Polisi dan Satpol PP, untuk mengatasi gepeng dan pak Ogah,” jelasnya.

Kerjasama itu untuk memberikan pembinaan terhadap gepeng dan pak Ogah ditertibkan, sebab pihaknya kewalahan jika jalan sendiri.

Berdasarkan data yang diperoleh, Gepeng dan pak Ogah di wilayah Makassar berjumlah 136 orang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *